Masjid Raya Baitul Khairaat di Provinsi Sulawesi Tengah siap menampung hingga 30.000 jamaah dalam pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah. Momen ini menjadi yang pertama kalinya masjid tersebut digunakan untuk salat Idulfitri sejak diresmikan.
Kepala Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air (CIKASDA) Provinsi Sulawesi Tengah, Andi Ruly Djanggola, selaku pengelola masjid, menyampaikan bahwa berbagai persiapan telah dilakukan secara menyeluruh untuk mengakomodasi jamaah.
Ia menjelaskan bahwa pembagian area telah diatur dengan rinci, di mana lantai satu diperuntukkan bagi jamaah pria dan lantai dua bagi jamaah perempuan. Selain itu, pelataran utara dan selatan masjid juga disiapkan untuk jamaah pria dengan kapasitas sekitar 8.000 orang.
“Untuk jamaah perempuan, kami juga menyiapkan area bekas lapangan bola yang dapat menampung kurang lebih 6.000 orang. Secara keseluruhan, kami memperkirakan jumlah jamaah perempuan bisa mencapai sekitar 10.000 orang, sehingga seluruh area termasuk aula lantai dasar telah disiapkan untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut,” ujar Andi Ruly, Jumat (20/3/2026) malam.
Ia menambahkan, jika terjadi hujan, maka seluruh area dalam masjid, termasuk lantai dasar, aula, selasar, hingga ruang VIP akan difungsikan untuk menampung jamaah.
Dalam pelaksanaan Salat Idulfitri nanti, Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, dijadwalkan bertindak sebagai khatib.
Pihak pengelola juga berharap kondisi cuaca mendukung agar pelaksanaan ibadah dapat berlangsung dengan khusyuk.
“Kami berharap cuaca cerah sehingga masyarakat dapat beribadah dengan nyaman sesuai pengaturan tempat yang telah disiapkan,” katanya.
Untuk menunjang kelancaran ibadah, pengelola masjid turut menyediakan fasilitas videotron dan sistem pengeras suara di area luar. Hal ini bertujuan agar jamaah yang berada di luar masjid tetap dapat mengikuti jalannya khutbah dengan baik.
“Insyaallah, dengan dukungan fasilitas tersebut, pelaksanaan salat Idulfitri dapat berjalan lancar, tertib, dan khusyuk,” tambahnya.
Terkait parkir, masyarakat diimbau untuk memanfaatkan area di sepanjang jalan sekitar masjid, termasuk menuju Jalan Supratman dan Jalan Ponegoro. Hal ini dikarenakan sebagian area di sisi timur lapangan akan digunakan sebagai lokasi salat.
Pihak pengelola memastikan seluruh petugas telah diberikan pengarahan untuk membantu mengatur jamaah selama pelaksanaan berlangsung.
Sebagai informasi, pelaksanaan Salat Idulfitri tahun ini menjadi momentum perdana bagi Masjid Raya Baitul Khairaat setelah diresmikan pada 4 Desember 2025 lalu.













