Abrasi Pantai Terjang Desa Malik Banggai, Pondok Pesantren Terancam

by -105 Views
Foto: Dok BPBD Sulteng
banner 468x60

Abrasi pantai yang dipicu gelombang tinggi menerjang wilayah pesisir Desa Malik, Kecamatan Bualemo, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Peristiwa yang terjadi pada Senin (16/3/2026) sekitar pukul 16.00 WITA itu sempat mengancam bangunan Pondok Pesantren Maulana Nahdatul Wathan.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD, gelombang laut tinggi menerpa kawasan pesisir desa selama kurang lebih lima jam. Air laut bahkan sempat menghantam dinding bangunan pesantren dan masuk hingga ke halaman dengan ketinggian mencapai betis orang dewasa.

banner 336x280

Plt Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, Ir. Asbudianto, ST., M.Si., menyampaikan bahwa abrasi tersebut berpotensi mengganggu aktivitas pendidikan di pondok pesantren yang berada di kawasan pesisir tersebut.

“Gelombang tinggi yang terjadi menyebabkan air laut menghantam dinding bangunan Pondok Pesantren Maulana Nahdatul Wathan dan masuk ke halaman pesantren,” ungkapnya dalam laporan kejadian bencana.

Pondok pesantren yang terdampak memiliki luas area sekitar 120 meter persegi dengan ukuran bangunan kurang lebih lebar 4 meter dan panjang 42 meter. Meski demikian, tidak terdapat laporan korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi akibat peristiwa tersebut.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Banggai bersama Pusdalops BPBD Provinsi Sulawesi Tengah telah melakukan asesmen di lokasi kejadian guna memantau dampak abrasi serta menentukan langkah penanganan lebih lanjut.

Sejumlah upaya awal yang dilakukan antara lain koordinasi dengan TRC dan Pusdalops BPBD Kabupaten Banggai serta pemantauan langsung kondisi lapangan untuk memastikan situasi tetap terkendali.

Berdasarkan hasil peninjauan, kebutuhan mendesak yang diperlukan di lokasi tersebut adalah pembangunan tanggul atau talud pengaman pantai sepanjang kurang lebih 160 meter guna mencegah abrasi susulan yang berpotensi merusak bangunan di kawasan pesisir.

Saat ini kondisi gelombang laut dilaporkan telah berangsur menurun. Namun pihak pondok pesantren serta masyarakat sekitar tetap diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan gelombang tinggi susulan.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.