Tim SAR Gabungan Temukan Korban Hanyut di Kanal PLTU WNII Morowali dalam Kondisi Meninggal

by -36 Views
Foto: Basarnas Palu

Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan seorang pria yang dilaporkan hanyut di Kanal PLTU WNII, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Kamis (25/6/2026) sore setelah dilakukan pencarian intensif sejak pagi hari.

Korban diketahui bernama Toni Andhyka Syahputra (42). Ia ditemukan sekitar pukul 16.10 WITA pada koordinat 2°51’53.10″S – 122°11’11.80″E, atau sekitar tiga kilometer dari lokasi awal kejadian. Setelah ditemukan, jenazah korban segera dievakuasi ke Klinik PT IMIP untuk penanganan lebih lanjut.

Kepala Subseksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Rusmadi, mengatakan korban berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan setelah dilakukan penyisiran di sepanjang aliran kanal hingga ke area muara.

“Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban pada sore hari sekitar tiga kilometer dari lokasi kejadian awal. Setelah korban ditemukan, proses evakuasi segera dilakukan dan korban diserahkan kepada pihak terkait untuk penanganan lebih lanjut. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup,” ujar Rusmadi.

Informasi awal mengenai kejadian tersebut diterima Pos SAR Morowali pada pukul 10.53 WITA dari rekan korban, Vincent. Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa bermula saat seorang warga mendengar teriakan minta tolong sekitar pukul 04.39 WITA di area kanal.

Saksi kemudian mendatangi sumber suara dan melihat seorang pria hanyut di aliran kanal yang diduga merupakan karyawan di kawasan PT IMIP. Karena tidak memiliki peralatan penyelamatan yang memadai, saksi segera meminta bantuan petugas safety perusahaan.

Upaya pencarian awal sempat dilakukan pihak perusahaan, namun korban tidak berhasil ditemukan hingga akhirnya dilaporkan ke Pos SAR Morowali untuk penanganan lebih lanjut.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Morowali diberangkatkan ke lokasi dan tiba sekitar pukul 13.15 WITA. Tim SAR Gabungan kemudian melakukan penyisiran menggunakan perahu karet dan peralatan water rescue di sepanjang kanal hingga ke muara.

Setelah korban ditemukan, operasi SAR dinyatakan selesai dan resmi ditutup pada pukul 16.40 WITA. Seluruh unsur yang terlibat kemudian dikembalikan ke satuan masing-masing.

Rusmadi juga menyampaikan belasungkawa atas peristiwa tersebut.

“Kami turut berduka cita yang mendalam kepada keluarga korban atas kejadian ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan, serta almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” ucapnya.

Adapun unsur SAR yang terlibat dalam operasi ini meliputi Tim Rescue Pos SAR Morowali, Polairud, Polsek Bahodopi, Babinsa, BPBD Kabupaten Morowali, PT IMIP, pemerintah desa, serta masyarakat setempat.

Dalam pelaksanaan operasi, tim menggunakan sejumlah peralatan antara lain truk personel, perahu karet, peralatan navigasi, water rescue, komunikasi, medis, dan evakuasi.